10 WordPress Templates Gratis yang Cocok dengan Elementor

Ringkasan Cepat — WordPress Templates Gratis
  • Pilihan tema: Astra, Hello Elementor, OceanWP, Neve, Sydney, Zakra, Hestia, Phlox, GeneratePress, dan Customify.
  • Dukungan Elementor: Tema dalam daftar dapat digunakan bersama Elementor, tetapi editor dan kebutuhan plugin setiap demo perlu diperiksa.
  • Batasan gratis: Tema gratis belum tentu menyertakan seluruh desain demo, widget, dan fitur yang ditampilkan pada situs pengembang.
  • Cara memilih: Sesuaikan dengan kebutuhan website, fitur gratis, kemudahan pengaturan, dan kenyamanan tampilan mobile.
  • Download resmi: Gunakan direktori WordPress.org atau situs resmi pengembang untuk mendapatkan tema.
  • Sebelum mengganti tema: Cadangkan website dan uji di staging untuk memeriksa perubahan layout serta kompatibilitas plugin.
Ilustrasi memilih WordPress templates gratis dengan halaman Astra di layar laptop.
Ilustrasi penggunaan nama domain pada browser untuk membuka website bisnis Rakitawebsite.com.

Mencari WordPress templates gratis sering terasa mudah sampai Anda mencoba memasangnya. Desain demo terlihat menarik, tetapi beberapa bagian ternyata membutuhkan tema premium, plugin tambahan, atau Elementor Pro.

Karena itu, memilih tema sebaiknya mempertimbangkan lebih dari tampilannya. Anda perlu mengetahui fitur yang tersedia secara gratis, kemudahan pengaturan, dan kesesuaiannya dengan editor yang digunakan.

Artikel ini membahas 10 tema WordPress gratis yang mendukung Elementor, mulai dari Astra dan Hello Elementor hingga OceanWP dan Customify. Setiap pilihan dilengkapi penjelasan singkat, kelebihan, batasan versi gratis, serta tautan resmi untuk mengunduhnya.

Sebagai catatan, tema gratis belum tentu menyediakan seluruh desain demo secara gratis. Tema menjadi dasar tampilan website, sedangkan desain siap impor dapat memiliki kebutuhan plugin dan ketentuan tersendiri. Pembahasan berikut berfokus pada WordPress yang dipasang di hosting sendiri.

 

Butuh Bantuan Membuat Website dengan Elementor?

Rakitawebsite membantu memilih tema dan menyesuaikan desain Elementor agar website bisnis Anda tampil profesional, nyaman dibuka melalui ponsel, dan mudah dikelola.

Perbandingan 10 WordPress Templates Gratis

Berikut perbandingan singkat untuk membantu Anda memilih tema sesuai kebutuhan website. Semua pilihan memiliki versi gratis dan mendukung Elementor, tetapi fitur serta pilihan demo gratisnya berbeda.

Perbandingan tema WordPress gratis yang mendukung Elementor
Tema Cocok untuk Fokus Utama
Astra Bisnis, blog, dan toko online Tema serbaguna dengan pilihan starter template.
Hello Elementor Landing page dan desain khusus Tema dasar minimalis untuk membangun halaman dengan Elementor.
OceanWP Bisnis dan toko online Pengaturan tampilan dan integrasi WooCommerce.
Neve UMKM, agensi, dan portofolio Tampilan sederhana untuk berbagai kebutuhan.
Sydney Profil perusahaan dan jasa Desain berorientasi bisnis.
Zakra Bisnis, pendidikan, dan layanan Pilihan starter site untuk berbagai bidang.
Hestia Bisnis kecil dan portofolio Pendekatan desain satu halaman.
Phlox Portofolio dan agensi kreatif Pilihan tampilan visual.
GeneratePress Blog dan website sederhana Fondasi tema dengan tampilan minimal.
Customify Bisnis dan profil perusahaan Pengaturan header dan footer melalui tema.

Perhatikan: dukungan Elementor tidak berarti seluruh bagian website bisa diedit menggunakan Elementor gratis. Header, footer, dan halaman arsip dapat memerlukan pengaturan bawaan tema atau alat tambahan.

10 WordPress Templates Gratis yang Cocok dengan Elementor

1. Astra

Astra bisa menjadi pilihan untuk membuat website bisnis, blog, portofolio, maupun toko online. Tema ini mendukung Elementor sehingga Anda dapat menyusun halaman menggunakan editor visual.

Halaman resmi tema Astra untuk WordPress
Tampilan situs resmi Astra untuk melihat informasi tema dan pilihan starter template.

Kelebihan:

  • Bisa digunakan bersama Elementor gratis.
  • Pengaturan dasar tampilan tersedia melalui tema.
  • Memiliki pilihan desain siap impor melalui plugin Starter Templates.

Batasan versi gratis: sebagian pengaturan lanjutan dan desain starter template membutuhkan paket berbayar. Saat memilih demo, periksa label gratis, editor yang digunakan, serta plugin pendukungnya.

Cocok untuk: pengguna yang ingin memulai dari tema serbaguna, kemudian menyesuaikan halaman dengan Elementor.

2. Hello Elementor

Hello Elementor merupakan tema gratis dari pengembang Elementor dengan tampilan dasar minimalis. Tema ini cocok jika Anda ingin menyusun desain halaman sendiri menggunakan Elementor, mulai dari landing page hingga profil perusahaan.

Halaman resmi Hello Elementor untuk WordPress
Hello Elementor merupakan tema dasar untuk membangun tampilan website menggunakan Elementor.

Kelebihan:

  • Dirancang untuk digunakan bersama Elementor.
  • Tampilan dasar minimalis sebagai fondasi desain.
  • Bisa digunakan dengan Elementor gratis.

Batasan versi gratis: mengaktifkan Hello Elementor tidak langsung menghasilkan website lengkap seperti contoh pada situs resminya. Anda perlu membangun halaman atau mengimpor template secara terpisah. Pengeditan header dan footer melalui fitur Theme Builder membutuhkan Elementor Pro.

Cocok untuk: pengguna yang ingin lebih leluasa membangun desain halaman menggunakan Elementor.

3. OceanWP

OceanWP merupakan tema WordPress gratis yang dapat digunakan untuk website bisnis, portofolio, blog, dan toko online. Tema ini mendukung Elementor sehingga Anda bisa menyusun halaman secara visual sekaligus menggunakan pengaturan tampilan bawaan tema.

Halaman resmi tema WordPress OceanWP
Situs resmi OceanWP menampilkan informasi tema dan pilihan unduhan gratis.

Kelebihan:

  • Mendukung penggunaan Elementor gratis.
  • Menyediakan pengaturan dasar layout dan tampilan website.
  • Kompatibel dengan WooCommerce untuk kebutuhan toko online.

Batasan versi gratis: sebagian ekstensi, fitur lanjutan, dan desain demo memerlukan pembelian tambahan. Sebelum mengimpor demo, periksa kebutuhan plugin serta status gratis setiap komponennya.

Cocok untuk: pengguna yang ingin membuat website bisnis atau toko online dengan kombinasi pengaturan tema dan Elementor.

4. Neve

Neve merupakan tema WordPress yang dapat digunakan untuk website UMKM, agensi, blog, dan portofolio. Tema ini mendukung Elementor sehingga Anda dapat menyesuaikan desain halaman melalui editor visual.

Halaman tema Neve di situs Themeisle
Tampilan halaman Neve dengan pilihan paket berbayar dan tautan versi gratis.

Kelebihan:

  • Mendukung penggunaan Elementor gratis.
  • Bisa digunakan untuk berbagai jenis website.
  • Kompatibel dengan WooCommerce untuk kebutuhan toko online.

Batasan versi gratis: sebagian fitur lanjutan dan starter template tersedia dalam paket berbayar. Pastikan desain yang dipilih berlabel gratis dan menggunakan Elementor, karena pilihan desain dapat menggunakan editor berbeda.

Cocok untuk: pemilik usaha kecil atau pengguna yang ingin membangun website sederhana dan mengembangkan desainnya secara bertahap.

5. Sydney

Sydney merupakan tema WordPress untuk website bisnis, penyedia jasa, dan portofolio profesional. Tema ini mendukung Elementor sehingga Anda dapat menyusun halaman untuk memperkenalkan perusahaan, menjelaskan layanan, dan menampilkan hasil pekerjaan.

Halaman resmi tema Sydney dari aThemes
Halaman Sydney menampilkan informasi tema serta pilihan untuk mencoba versi gratis.

Kelebihan:

  • Mendukung penggunaan Elementor gratis.
  • Sesuai untuk kebutuhan profil perusahaan dan jasa.
  • Dapat digunakan bersama Elementor maupun editor blok WordPress.

Batasan versi gratis: sebagian fitur lanjutan dan pilihan starter site tersedia dalam versi berbayar. Periksa label gratis serta kebutuhan plugin sebelum mengimpor desain.

Cocok untuk: perusahaan, konsultan, freelancer, atau penyedia jasa yang ingin menampilkan layanan dengan struktur halaman yang jelas.

6. Zakra

Zakra merupakan tema WordPress serbaguna untuk website bisnis, pendidikan, portofolio, dan layanan profesional. Tema ini mendukung Elementor serta menyediakan pilihan starter site sebagai titik awal pembuatan website.

Halaman resmi tema WordPress Zakra
Tampilan situs Zakra dengan informasi tema dan koleksi starter site.

Kelebihan:

  • Mendukung penggunaan Elementor.
  • Menyediakan pilihan starter site gratis.
  • Dapat digunakan untuk berbagai bidang usaha dan kebutuhan website.

Batasan versi gratis: tidak semua starter site tersedia gratis atau menggunakan Elementor. Periksa editor, label harga, dan plugin yang diperlukan sebelum mengimpor desain.

Cocok untuk: pengguna yang ingin memulai dari desain siap pakai, kemudian menyesuaikan halaman dengan kebutuhan bisnisnya.

7. Hestia

Hestia merupakan tema WordPress dengan pendekatan desain satu halaman untuk memperkenalkan bisnis, layanan, dan portofolio. Tema ini mendukung Elementor sehingga Anda dapat menyesuaikan konten halaman melalui editor visual.

Halaman tema Hestia di situs Themeisle
Halaman Hestia menampilkan contoh tampilan website serta tautan untuk mencoba versi gratis.

Kelebihan:

  • Kompatibel dengan Elementor.
  • Cocok untuk menyajikan informasi bisnis dalam satu halaman.
  • Dapat digunakan untuk website usaha kecil, freelancer, dan portofolio.

Batasan versi gratis: sebagian opsi penyesuaian dan fitur lanjutan tersedia dalam Hestia Pro. Tampilan promosi pada situs pengembang juga dapat memperlihatkan fitur premium, sehingga hasil versi gratis perlu diperiksa secara terpisah.

Cocok untuk: bisnis yang ingin menampilkan profil singkat, layanan, hasil pekerjaan, dan informasi kontak dalam alur halaman yang ringkas.

8. Phlox

Phlox merupakan tema WordPress untuk website portofolio, agensi kreatif, fotografi, dan bisnis. Tema ini terintegrasi dengan Elementor serta menyediakan elemen tambahan untuk membantu menyusun tampilan halaman.

Halaman resmi tema Phlox untuk Elementor
Tampilan situs Phlox yang memperkenalkan tema dan berbagai contoh desain website.

Kelebihan:

  • Mendukung penggunaan Elementor.
  • Memiliki fitur portofolio untuk menampilkan hasil pekerjaan.
  • Menyediakan pilihan demo sebagai titik awal desain website.

Batasan versi gratis: sebagian demo dan fitur tersedia dalam Phlox Pro. Desain tertentu juga memerlukan plugin pendukung, sehingga Anda perlu memeriksa persyaratan sebelum mengimpornya.

Cocok untuk: fotografer, desainer, freelancer, dan agensi yang ingin menonjolkan karya melalui gambar serta galeri portofolio.

9. GeneratePress

GeneratePress merupakan tema WordPress dengan tampilan dasar sederhana yang dapat dikembangkan untuk blog, portofolio, dan website bisnis. Tema ini kompatibel dengan Elementor sehingga Anda bisa menyusun desain halaman melalui editor visual.

Halaman resmi tema WordPress GeneratePress
Situs resmi GeneratePress menampilkan informasi tema dan contoh desain website.

Kelebihan:

  • Mendukung penggunaan Elementor.
  • Tampilan dasar minimalis untuk dikembangkan sesuai kebutuhan.
  • Berfokus pada kecepatan dan kemudahan penggunaan.

Batasan versi gratis: sejumlah pengaturan lanjutan tersedia melalui produk berbayar. Jangan menganggap desain pada koleksi Site Library otomatis termasuk dalam tema gratis atau dibuat menggunakan Elementor.

Cocok untuk: pengguna yang ingin memulai dari tampilan sederhana dan membangun desain halaman sendiri.

10. Customify

Customify merupakan tema WordPress serbaguna untuk website bisnis, profil perusahaan, dan portofolio. Tema ini mendukung Elementor serta menyediakan pengaturan header dan footer melalui WordPress Customizer.

Halaman resmi tema WordPress Customify
Halaman Customify menampilkan informasi tema dan tombol download versi gratis.

Kelebihan:

  • Mendukung penggunaan Elementor.
  • Memiliki pembuat header dan footer bawaan tema.
  • Dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan website.

Batasan versi gratis: sebagian fitur lanjutan tersedia dalam Customify Pro. Header dan footer bawaan dikelola melalui pengaturan tema, sementara Elementor digunakan untuk menyusun konten halaman.

Cocok untuk: pengguna yang ingin membangun halaman dengan Elementor sekaligus mengatur header dan footer melalui tema.

Cara Memilih Template WordPress Gratis yang Tepat

Tampilan demo yang menarik belum tentu sesuai dengan kebutuhan website Anda. Sebelum memilih, periksa fungsi, fitur gratis, dan kemudahan pengaturannya.

Mulai dari Kebutuhan Website

Bayangkan informasi yang ingin dicari pengunjung ketika membuka website Anda. Dari situ, tentukan halaman dan fitur yang perlu disiapkan.

  • Website jasa: layanan, portofolio, testimoni, dan kontak.
  • Blog: daftar artikel, kategori, dan halaman tulisan yang nyaman dibaca.
  • Toko online: katalog, detail produk, keranjang, dan checkout.
  • Portofolio: galeri karya, profil, dan formulir pertanyaan.

Pilih tema yang mendekati kebutuhan tersebut agar proses penyesuaiannya lebih mudah.

Cek Apa Saja yang Benar-Benar Gratis

Jangan berhenti pada label “free”. Buka rincian fitur dan periksa apakah kebutuhan utama Anda sudah tercakup.

Hal yang perlu diperiksa pada tema WordPress gratis
Bagian yang Dicek Pertanyaan Sebelum Memilih
Header dan footer Bisakah logo, menu, dan informasi kontak diatur tanpa upgrade?
Demo siap impor Apakah desain pilihan tersedia gratis?
Plugin pendukung Apakah demo membutuhkan plugin berbayar?
Layout blog Apakah tampilan artikel bisa disesuaikan sesuai kebutuhan?

Tema gratis belum tentu menyertakan seluruh fitur dan desain yang ditampilkan pada situs pengembang.

Bedakan Dukungan Elementor dengan Demo Elementor

Ada dua hal yang perlu diperiksa: tema bisa digunakan bersama Elementor, dan desain demonya memang dibuat menggunakan Elementor. Keduanya tidak selalu sama.

Sebelum mengimpor demo, pastikan:

  1. Editor yang digunakan adalah Elementor.
  2. Desain tersedia dalam pilihan gratis.
  3. Widget yang diperlukan bisa digunakan tanpa Elementor Pro atau pembelian plugin tambahan.

Uji Kenyamanannya melalui Ponsel

Coba buka halaman melalui ponsel, lalu lakukan hal sederhana: buka menu, baca deskripsi layanan, dan tekan tombol kontak.

Apakah teksnya terbaca tanpa memperbesar layar? Apakah tombol mudah ditekan? Apakah ada bagian yang melebar ke samping? Pemeriksaan singkat ini membantu menemukan masalah yang tidak terlihat pada desktop.

Periksa Pembaruan sebelum Memasang

Kunjungi halaman resmi tema untuk melihat tanggal pembaruan, persyaratan WordPress dan PHP, serta aktivitas forum dukungannya. Periksa juga apakah ada keluhan yang berkaitan dengan fitur yang ingin Anda gunakan.

Sebelum mengganti tema website yang sudah aktif, cadangkan website dan coba tema di staging terlebih dahulu. Dengan begitu, Anda bisa memeriksa perubahan layout tanpa mengganggu pengunjung.

Cara Memasang Template WordPress Gratis

Setelah menemukan tema yang sesuai, Anda bisa memasangnya melalui dashboard WordPress. Jika website sudah memiliki konten, buat cadangan terlebih dahulu sebelum mengganti tema.

1. Buka Tampilan → Tema → Tambah Tema.

Ketik nama tema yang ingin digunakan, lalu periksa nama pengembangnya agar tidak salah memilih.

2. Klik Instal, kemudian Aktifkan.

Setelah aktif, buka website untuk melihat tampilan awalnya. Hasilnya belum tentu sama dengan demo karena desain dan konten contoh belum diimpor.

3. Sesuaikan tampilan dasar.

Atur logo, warna, font, dan menu melalui pengaturan yang disediakan tema.

4. Mulai mengedit halaman dengan Elementor.

Pasang dan aktifkan plugin Elementor, buka halaman yang ingin disusun, lalu pilih Edit dengan Elementor.

Ingin menggunakan desain siap pakai? Jika tema menyediakan starter template, pilih desain gratis berbasis Elementor dan periksa plugin yang dibutuhkan sebelum mengimpornya. Lakukan impor di website baru atau staging terlebih dahulu agar perubahan bisa diperiksa dengan aman.

Mendukung Kegiatan Pemasaran

Nama domain dapat dicantumkan pada kartu nama, proposal, media sosial, iklan, maupun materi promosi lainnya. Domain yang singkat dan mudah diingat akan membantu calon pelanggan kembali mengunjungi website ketika membutuhkan produk atau layanan yang ditawarkan.

Mengapa Tampilan Website Berbeda dari Demo?

Setelah memasang tema, Anda mungkin mendapati tampilan website masih sederhana dan belum menyerupai contoh pada situs pengembang. Hal ini wajar karena mengaktifkan tema tidak selalu menyertakan desain halaman, gambar, dan konten demo secara otomatis.

Berikut beberapa penyebab yang perlu diperiksa.

Desain Demo Belum Diimpor

Tema menyediakan dasar tampilan website, sementara demo berisi susunan halaman dan konten contoh. Jika Anda baru menginstal serta mengaktifkan tema, desain demo biasanya belum ikut terpasang.

Periksa apakah pengembang menyediakan plugin atau menu starter template. Pilih desain gratis yang menggunakan Elementor, kemudian baca keterangan impor sebelum melanjutkan.

Plugin Pendukung Belum Aktif

Demo dapat menggunakan widget dari plugin tambahan untuk menampilkan galeri, slider, formulir, atau elemen lainnya. Jika plugin tersebut belum terpasang atau belum aktif, sebagian desain bisa tampil berbeda.

Sebelum mengimpor, periksa:

  • Plugin yang wajib dipasang.
  • Ketersediaan versi gratisnya.
  • Kebutuhan Elementor Pro atau plugin premium.

Pasang plugin yang diperlukan untuk desain pilihan Anda, lalu periksa kembali tampilannya.

Halaman Beranda Belum Ditentukan

Halaman demo mungkin sudah berhasil diimpor, tetapi website masih menampilkan daftar artikel sebagai beranda. Akibatnya, tampilan depan terlihat berbeda meskipun halaman contoh sudah tersedia.

Buka Pengaturan → Membaca, pilih opsi halaman statis, lalu tentukan halaman yang ingin dijadikan beranda. Setelah disimpan, buka kembali alamat utama website untuk memeriksa hasilnya.

Gambar, Teks, dan Pengaturan Layout Berbeda

Tampilan demo dirancang menggunakan ukuran gambar, panjang judul, dan jumlah teks tertentu. Ketika kontennya diganti, tinggi section serta posisi elemen dapat berubah.

Contohnya, judul yang lebih panjang bisa turun menjadi beberapa baris. Gambar dengan rasio berbeda juga dapat terlihat terpotong atau membuat tinggi kolom tidak seimbang. Sesuaikan konten, lebar halaman, dan jarak antar elemen, kemudian periksa hasilnya pada desktop dan mobile.

Demo Menggunakan Fitur Premium

Situs pengembang dapat menampilkan contoh desain dari beberapa paket sekaligus. Walaupun tema dasarnya gratis, demo tertentu mungkin membutuhkan tema Pro, Elementor Pro, atau ekstensi berbayar.

Periksa persyaratan setiap demo sebelum mengimpornya. Jika ada komponen premium yang belum dibutuhkan, pilih demo gratis lain atau buat susunan halaman sendiri menggunakan widget Elementor gratis.

Apakah Template Gratis Cukup untuk Website Bisnis?

Template WordPress gratis bisa mencukupi kebutuhan website bisnis, selama fitur yang tersedia sesuai dengan tujuan website. Untuk menampilkan profil perusahaan, layanan, portofolio, dan kontak, Anda dapat memulai dengan tema gratis serta Elementor gratis.

Yang perlu diperhatikan adalah kebutuhan desain dan fungsi website secara keseluruhan.

Kapan Versi Gratis Sudah Cukup?

Anda bisa tetap menggunakan versi gratis apabila:

  • Halaman utama dapat dibuat dengan widget Elementor gratis.
  • Logo, menu, header, dan footer bisa diatur melalui tema.
  • Formulir atau tombol kontak sudah memenuhi kebutuhan komunikasi.
  • Website tidak membutuhkan fitur khusus yang hanya tersedia pada produk premium.

Contohnya, usaha jasa dapat menggunakan halaman beranda, tentang kami, layanan, portofolio, dan kontak. Susunan seperti ini bisa dikembangkan secara bertahap sesuai kebutuhan bisnis.

Kapan Perlu Mempertimbangkan Fitur Berbayar?

Pertimbangkan pembelian ketika ada kebutuhan yang jelas, seperti pengaturan layout lebih lanjut, template dinamis, atau integrasi tertentu. Periksa dahulu apakah fitur tersebut disediakan oleh tema, Elementor, atau plugin lain agar tidak membeli beberapa produk dengan fungsi yang tumpang tindih.

Jangan terburu-buru upgrade hanya untuk menyamai demo. Tentukan bagian yang benar-benar membantu pengunjung memahami bisnis dan menghubungi Anda.

Tetap Perhitungkan Biaya di Luar Tema

Tema gratis mengurangi biaya desain awal, tetapi website dengan hosting sendiri tetap membutuhkan domain dan hosting. Pengelolaan konten, pencadangan, keamanan, dan pemeliharaan juga perlu disiapkan, baik dikerjakan sendiri maupun dibantu penyedia jasa.

Mulailah dengan fitur yang diperlukan sekarang. Setelah website digunakan, Anda bisa menilai penambahan fitur berdasarkan kebutuhan nyata.

Pertanyaan Seputar WordPress Templates Gratis

Berikut jawaban atas pertanyaan yang sering muncul saat memilih dan menggunakan template WordPress gratis, mulai dari kompatibilitas Elementor hingga batasan fitur dan penggunaannya untuk website bisnis.

Bisa, selama penggunaannya sesuai lisensi tema. Jika memakai gambar, font, atau aset dari demo, periksa juga ketentuan masing-masing aset karena lisensinya dapat berbeda dari tema.

Tidak. Tema dapat menyediakan versi gratis sekaligus koleksi demo premium. Sebelum mengimpor, periksa status desain, editor yang digunakan, dan plugin pendukung agar Anda mengetahui kebutuhan biayanya sejak awal.

Tidak semuanya wajib menggunakan Elementor. Dukungan Elementor berarti tema dapat digunakan bersama plugin tersebut. Jika memilih demo siap impor, gunakan editor yang sesuai dengan demo agar desainnya lebih mudah disesuaikan.

Pada umumnya, artikel dan halaman tetap tersimpan di WordPress. Namun, tata letak, posisi menu, widget, dan fitur khusus dari tema sebelumnya dapat berubah. Buat cadangan dan uji pergantian tema di staging sebelum menerapkannya pada website utama.

Tema gratis dapat menjadi dasar website yang mendukung SEO, tetapi tidak menjamin peringkat di Google. Kualitas konten, kemudahan navigasi, performa halaman, dan pengaturan teknis website tetap perlu diperhatikan.

Pilih Template yang Sesuai dengan Kebutuhan Website Anda

Sepuluh WordPress templates gratis di atas bisa menjadi pilihan awal untuk membangun website dengan Elementor. Sesuaikan pilihan dengan kebutuhan halaman, kemudahan pengaturan, dan fitur yang tersedia tanpa biaya tambahan.

Sebelum memasang, periksa kebutuhan plugin serta coba tampilannya pada desktop dan mobile. Dengan begitu, Anda bisa menentukan tema yang nyaman dikelola dan mudah digunakan pengunjung.

Isi Artikel

Website Belum Optimal?

Diskusikan kebutuhan SEO, website, atau digital marketing bisnis Anda bersama tim Rakitawebsite.

Artikel Terbaru

Memuat artikel terbaru...

Testimoni

Layanan Kami

×

Formulir Hak Akses